Home » » Ulasan Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sumber Daya Manusia

Ulasan Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sumber Daya Manusia

Ulasan Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sumber Daya Manusia

Ulasan Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sumber Daya Manusia

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sumber Daya Manusia 

Menurut Handoko (2005:102), faktor-faktor yg mempengaruhi sumber daya manusia ada dua yaitu:
1.Faktor Internal 
Faktor internal disini mencakup keseluruhan kehidupan organisasi yg dapat dikendalikan baik oleh pimpinan maupun organisasi yg bersangkutan. Secara terinci faktor-faktor tersebut antara lain:
  • Misi dan tujuan organisasi : Setiap organisasi mempunyai misi dan tujuan yg ingin dicapainya. Untuk mencapai tujuan ini diperlukan perencanaan tersebut secara tepat. Pelaksanaan kegiatan atau program organisasi dalam rangka mencapai tujuan ini diperlukan kemampuan tenaga (Sumber Daya Manusia) dan ini hanya dapat dicapai dengan pengembangan Sumber Daya Manusia dalam organisasi tersebut.
  • Strategi pencapaian tujuan : Misi dan tujuan suatu organisasi mungkin mempunyai persamaan dengan organisasi lain, tetapi strategi untuk mencapai misi dan tujuan tersebut berbeda. Oleh sebab itu setiap organisasi mempunyai strategi yg tertentu. Untuk itu maka diperlukan kemampuan karyawannya dalam memperkirakan dan mengantisipasi keadaan diluar yg dapat mempunyai dampak terhadap organisasinya. Sehingga strategi yg disusun sudah diperhitungkan dampak yg akan terjadi didalam organisasinya.
  • Jenis teknologi yg digunakan: Sudah tidak asing lagi bahwa setiap organisasi telah menggunakan teknologi yg bermacam-macam dari yg paling sederhana sampai yg paling canggih. Hal ini diperlu diperhitungkan dalam program pengembangan sumber daya manusia dalam organisasi tersebut. Pengembangan sumber daya manusia disini diperlukan baik untuk mempersiapkan tenaga kerja guna menangani, mempersiapkan teknologi itu atau mungkin terjadinya otomatisasi kegiatan-kegiatan yg semula dilakukan manusia.

2. Faktor Eksternal
Organisasi ini berada dalam lingkungan dan tidak terlepas dari pengaruh lingkungan luar dimana organisasi itu berada agar organisasi melaksanakan misi dan tujuannya, maka ini harus diperhitungkan faktor-faktor eksternal organisasi itu. Faktor-faktor eksterna tersebut antara lain:
  • Kebijaksanaan pemerintah:  Kebijaksanaan pemerintah baik yg dikeluarkan melalui perundang-undangan, peraturan-peraturan pemerintah, surat-surat keputusan Menteri atau pejabat pemerintah dan sebagainya adalah merupakan arahan yg harus diperhitungkan. 
  • Sosial budaya.: Faktor sosial budaya masyarakat tidak dapat diabaikan oleh suatu organisasi. Hal ini dapat dipahami karena suatu organisasi apapun yg didirikan untuk kepentingan masyarakat yg mempunyai latar belakang sosial budaya dalam suatu organisasi faktor itu perlu diperhitungkan.
  • Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi: Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi diluar organisasi ini telah demikian pesatnya. Untuk itu maka organisasi harus mampu memilih teknologi yg tepat untuk organisasinya. Untuk itu maka kemampuan karyawan harus diadaptasikan dengan kondisi tersebut.

Pentingnya Pelatihan Sebagai Upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pelatihan sumber daya manusia merupakan salah satu topik yg sangat penting dalam rangka manajemen sumber daya manusia. Pelatihan adalah salah satu aspek penting dalam usaha untuk meningkatkan keunggulan bersaing organisasi perusahaan. Menurut Mangkunegara (2006:55) alasan-alasan pelatihan sebagai pengembangan SDM, diantaranya sebagai berikut:
  • Adanya pegawai baru: pegawai-pegawai baru sangat memerlukan pelatihan orientasi. Maka perlu tujuan, aturan-aturan dan pedoman kerja yg ada pada organisasi perusahaan. Disamping itu, maka mereka perlu memahami kewajiban-kewajiban, hak dan tugasnya sesuai dengan pekerjaannya.
  • Adanya penemuan-penemuan baru: dengan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi modern, banyak ditemukan peralatan-peralatan baru yg lebih canggih daripada peralatan kantor yg digunakan sebelumnya. Maka dari itu para pegawai perlu mendapatkan pelatihan agar dapat menggunakanya dengan sebaik-baiknya.
Flippo (2006:215) juga mengatakan bahwa tujuan yg ingin dicapai dalam program pengembangan adalah program-program pengembangan yg direncanakan peningkatan produktivitas, peningkatan mental, pengurangan biaya dan stabilitas serta keluesan (fleksibilitas) organisasi-organisasi yg makin besar untuk menyesuaikan diri dengan persyaratan- persyaratan eksternal yg berubah.

Tulus (2005:88) memberikan pengertian bahwa pengembangan karyawan  merupakan suatu proses pendidikan jangka panjang bagi karyawan managerial untuk memperoleh konsep-konsep abstrak dan teoristis secara sistematis.

Dari beberapa pendapat yg dikemukan oleh para ahli diatas dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia dilakukan agar para karyawan tersebut memiliki kemampuan kerja yg efektif dan efisien sehingga produktivitas kerja dapat ditingkatkan. Dengan memiliki karyawan yg berkualitas, maka perusahaan akan dengan mudah meraih tujuan yg telah ditetapkan.